Jl. Bougenville No.5, Masale Kota Makassar (0411) 441077 dpmptsp@sulselprov.go.id
img
Berita

Detail Berita

img

Sulsel Alami Inflasi 0,63 Persen pada Awal 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Sulsel mengalami inflasi sebesar 0,63 persen pada Januari 2020. Dari 11 kelompok pengeluaran, terdata kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil tertinggi.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, membenarkan kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi terbesar sebesar 2,18 persen. Disusul kelompok kesehatan (0,84 persen) dan kelompok pakaian dan alas kaki (0,35 persen).

"Kesehatan tinggi (inflasi) karena ada kenaikan harga vitamin. Ini bisa jadi karena bulan Januari adalah musim hujan jadi rentan gangguan kesehatan. Selain itu ada juga harga dokter gigi dan tarif check up yang naik," jelas Yos,.
Yos menambahkan terdapat pula kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi. Di antaranya yakni kelompok transportasi sebesar 0,56 persen. Disusul kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar lainnya (0,01 persen) serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan (0,01 persen).

"Transportasi mengalami deflasi karena tarif angkutan udara turun, angkutan laut juga turun, bahkan bahan bakar juga turun," sebut Yos.

Jika dibandingkan dengan tren inflasi pada awal tahun 2018 dan 2019 lalu, angka inflasi tahun 2020 cenderung stabil. Tercatat angka inflasi tahun 2018 sebesar 0,81 persen dan tahun 2019 sebesar 0,53 persen. Sedangkan jika dibandingkan dengan inflasi year on year, tahun 2020 cenderung lebih rendah yakni sebesar 2,23 persen.

"Inflasi year on year tahun 2018 tercatat 4,11 persen, lalu turun pada tahun 2019 sebesar 3,22 persen, lalu tahun ini menjadi 2,23 persen," kata Yos.

Lebih lanjut, dia menjelaskan adapun sepuluh komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya yakni rokok kretek filter, air kemasan, cabai merah, ikan layang, bawang merah, beras, cabai rawit, minyak goreng, rokok putih, serta ikan cakalang.

Sementara itu, untuk sepuluh komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi diantaranya angkutan udara, angkutan antar kota, apel, daging ayam ras, bensin, udang basah, petai, sabun mandi, labu parang dan jeruk.

Lebih jauh, Yos mengimbuhkan lima kota IHK di Sulsel juga mengalami inflasi. Di antaranya yakni Bulukumba, Bone, Makassar, Pare-pare, dan Palopo. Adapun kota dengan inflasi tertinggi pada Januari yakni Pare-pare yakni 0,96 persen.

"Awal tahun ini semua kota IHK di Sulsel mengalami inflasi dan tertinggi adalah Pare-pare," tutup Yos.

img

Butuh Bantuan?

Memiliki pertanyaan mengenai terkait detail Perizinan di Sulawesi Selatan ?

Hubungi Kami
"SELAMAT DATANG"  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Provinsi Sulawesi Selatan,  Jam Pelayanan Perizinan :  Hari  Senin sampai dengan Kamis Pukul 08:00 WITA  d/d 16.00 WITA  dan Hari Jum\'at Pukul 09:00 s/d 15:30 Wita, DPMPTSP  dengan alamat "Jalan Bougenville No.5 Makassar".  CP. dan email :  dpmptsp.provss@gmail.com, disar676@gmail.com, Ekaprasetya1708@gmail.com, Nirmalasarihaya @gmail.com
docx file PDF