Home / Profil Kabupaten dan Kota

Profil Kabupaten Pinrang

Profil Kabupaten Pinrang

GAMBARAN UMUM KAB. PINRANG

Kabupaten Pinrang terletak disebelah utara ibukota Provinsi Sulawesi Selatan sejauh 185 km, berada pada posisi 3019’13” sampai 4010’30” LS dan 119029’44” sampai 119047’20” BT. Secara administrative, Kabupaten Pinrang terdiri dari 12 Kecamatan, 39 Keluarahan dan 69 Desa, dengan batas wilayah administrasi, sebelah utara Kab. Tana Toraja, selatan Kota Pare-Pare, sebelah timur Kab. Enrekang dan Sidrap, serta sebelah barat Provinsi Sulabar dan selat makassar.

Luas wilayah Kabupaten Pinrang mencapai 1.961,77 Km2 atau sekitar 3,1 persen luas wilayah daratan Sulawesi Selatan dan sangat strategis karena merupakan jalur lalu lintas darat yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah melalui Kabupaten Mamuju. Berdasarkan struktur perekonomiannya Kabupaten Pinrang merupakan daerah agraris dengan berbagai potensi pertanian yang dimiliki.

 

TOPOGRAFI

Kondisi topografi di wilayah Kabupaten Pinrang bervariasi dari kondisi datar hinga curam yang meliputi tiga dimensi kewilayahan dataran rendah,laut dan dataran tinggi Kecamatan Patampanua,watang Sawitto dan Tiroang. Topografinya sebagian besar terdiri dari tanah datar. Kecamatan yang memiliki pantai masing-masing : Kec. Suppa,Mattiro, Sompe,Lanrisang & Campa, dengan garis pantai sepanjang 93Km, sedangkan Kecamatan yang mempunyai topografi berbukit dan bergunung adalah Kec Lembang. Duampanua & Batulappa ketinggian wilayah 0-500m diatas permukaan laut (60.41%), ketinggian 500-1000m diatas permukaan laut (19.69%) dan ketinggian 1000 diatas permukaan (9.90%). Berdasarkan struktur perekonomiannya Kabupaten Pinrang merupakan daerah agraris dengan berbagai potensi pertanian yang dimiliki dngan rincian sebagai berikut :

a.       Areal Permukiman                                           : 5.0682 Ha    2,58%

b.       Areal Sawah                                                       : 91.159 Ha    46,47%

c.       Areal Perkebunan Campur                            : 9.346,4 Ha   4,76%

d.       Areal Lahan Kosong                                         : 16.176,5 Ha 8,25%

e.       Areal Semak Belukar                                        : 42.380,4 Ha 21,60%

f.        Areal Ladang/Tegalan                                     : 27.083 Ha 13,81%

g.       Areal Perkebunan                                            : 44.782 Ha 22,83%

h.       Areal Hutan                                                        : 721.831 Ha 26%

i.         Areal Tambak                                                     : 15.026,20 Ha 76,6%

j.         Areal Mangrove                                                : 50.7 Ha 0,03%

k.       Areal Sungai                                                        : 2.132,9 Ha 1,09%

l.         Lain-lain                                                               : 315,5 Ha 0,16%

 

DEMOGRAFI

Berdasarkan catatan BPS tahun 2015 Penduduk Kabupaten Pinrang berjumlah: 366.789 Jiwa dengan kompososi laki-laki 177.910 Jiwa dan perempuan 188.879 Jiwa dengan sex ratio 0,94%, tingkat kepadatan penduduk mencapai 187 Jiwa/Km2.. Dilihat dari komposisi kelompok umur penduduk  Kabupaten Pinrang terdiri dari 36.859 usia anak-anak (0-14 tahun), 32.556 usia remaja (15-19 tahun), 25.083 usia muda (20-39 Tahun) dan 25.970 usia tua dan lansia (40 tahun atau lebih).

 

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Sektor Pertanian & Perkebunan

Padi luas lahan 96.588 Ha, Produksi 605.317 ton yang tersebar di 12 kecamatan.

Durian Luas lahan 150 Ha, Jumlah populasi 10.326 pohon, produksi 13.216 kuintal, lokasi di Kecamatan Lembang Batulappa.

Langsat luas lahan 126,32 Ha, jumlah populasi 12.532 phon, produksi 8.318 kuintal, berada di lokasi Kecamatan Lembang Batulappa dan Duampanua.

Kelapa sawit luas lahan 735,5 Ha, jumlah produksi 13,17 ton, berada di Kecamatan Duampanua, Patampanua, Paleleang, Tiroang, Mat BuluSuppa & Batu Lappa.

Kopi Arabika dan Robusta Luas Lahan 398 Ha, luass Panen 310 Ha, Produksi 288 Ton, berada di Kecamatan Lembang.

 

Sektor Perikanan

Potensi perikanan Kabupaten Pinrang terdiri dari perikanan laut dan perikanan Budaya potensi perikanan tangkapan terbesar berupa perikanan Budaya yang terbesar adalah perikanan tambak dengan populasi mencapai 23.925,73 Ton pada tahun 2014. Perikanan laut dengan produksi 12.823,03 Ton pada tahun 2014. Perikanan tambak merupakan potensi perikanan terbesar yang dimiliki Kabupaten Pinrang dengan komoditi yang dibudayakan adalah ikan bandang,udang widu dan udang vaname.

Perikanan Laut produksi 12.823,03 ton, berada Kecamatan Mattiro Sompe, Suppa, Lanrisang,   Duampanua, Campa, dan Lembang

Udang Vaname Luas Lahan 164,2 Ha, produksi 535,3 Ton, berada di Kecamatan Suppa, Lanrisang, Duampanua dan Lembang

Ikan Air Tawar luas Lahan 17.441,01 Ha, produksi 2.812,98 Ton, tersebar di 12 Kecamatan.

Ikan Bandeng luas lahan 14.862,2 Ha, produksi 18.183,5 Ton, berada di Kecamatan Suppa, Lanrisang, Matiro Sompe, Campa, Duampanua dan Lembang.

Udang Windu luas lahan 14.862,2 Ha, produksi 3.125,3 Ton, berada di Kec. Suppa, Lanrisang, Mattiro Sompe, Campa, Duampanua dan Lembang.

Rumput Laut luas lahan  3.582 Ha, Produksi 3.749 Ton, lokasi di Kecamatan Kecamatan Suppa. 

 

Sektor Peternakan

Program pemerintah Kabupaten Pinrang dalam meningkatkan potensi peternakan memberikan bantuan ternak kepada kelompok tani. Pelatihan usaha tani, pengembangan peternakan komoditas unggulan, pengendalian kesehatan hewan, serta pembangunan sumberdaya sarana dan prasarana.

 

Sapi potong luas lahan 1.800 Ha, jumlah populasi 22.324 ekor, produksi 3.956 ton, lokasi di Kec. Mattiro, Bulu, Suppa, Lembang, Duampanua, Batu Lappa, Patampanua.

Ayam Kampung jumlah populasi 9.500 ekor, produksi 41.800 Kg, lokasi di Kecamatan Patampanua

Kambing jumlah populasi 16.772 ekor, produksi 19.724 ton, di lokasi Kec. Lembang, Bulu Lappa, Duampanua, Mattiro, Bulu Suppa.

Ayam Ras Petelur luas lahan 450 Ha, Jumlah Populasi 478.787 Ekor, produksi 145.694 Kg, berada di Kecamatan Mattiro Bulu, Suppa, Lanrisang.

Ayam Broiler luas lahan 160 Ha, Jumlah Populasi, 135.614 ekor, produksi 41.032 Kg, berada di lokasi Kec. Mattiro Bulu, Patampanua, Suppa, Lanrisang