Detail Berita
Pemberian NIB kepada Usaha Mikro dan Kecil, Perseorangan
Makassar – Menteri Investasi Republik Indonesia/BKPM (Bahlil Lahadalia) membuka acara pemberian NIB kepada Usaha Mikro dan Kecil Perseorangan, Rabu 22 Desember 2022 di CCC Makassar. Dalam laporannya Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, bahwa acara pemberian NIB di Makassar merupakan lokasi terakhir, dimulai dari Jakarta Timur dan diakhiri di Makassar. Alhamdulillah kita laksanakan dengan lancar dari titik 1 sampai titik 20 pada hari ini,” oleh Kementerian Investasi/BKPM, Telah melakukan sosialisasi dengan diikuti oleh 2.000 orang secara tatap muka. “Kalau secara online itu mungkin tidak terhingga,”.
Adapun efek dari pemberian NIB di 20 lokasi ini dinilai sangat baik. Selain mempermudah akses perbankan pinjaman modal dan kepastian berusaha, tentunya hal ini menggerakkan ekonomi daerah, rumah tangga, hingga nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Plh. Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, DR. Andi Aslam Patonangi, mengapresiasi program ini. “Semoga dengan adanya NIB dapat menunjang kegiatan UMK. Karena di samping sebagai identitas usaha, juga berperan sebagai perizinan tunggal yang memberikan kepastian dan jaminan lindungan hukum, serta menjadi standar legalitas bagi pelaku UMK,”. Ia pun mengatakan perkembangan UMK di Sulawesi Selatan telah menunjukkan progres yang meningkat dan kemajuan dalam banyak hal, baik dari segi kuantitas maupun kualitas produk.
Ekspor produk UMK juga
menunjukkan perkembangan yang pesat, dimana indikator kemajuan ini terlihat
melalui keberhasilan UMK Sulawesi Selatan yang meraih Juara 1 Kompetisi Pusat
Layanan Usaha Terpadu (PLTU) Terhebat 2022 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi
dan UKM.
Provinsi Sulawesi Selatan juga merupakan simpul utama Indonesia Timur terkait dengan transportasi maupun infrastruktur. “Demikian pula informasi dan komunikasi, distribusi pelayanan jasa, serta layanan perawatan kesehatan hingga pendidikan. Sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur,” ungkapnya. Keseluruhan hal tersebut dinilai merupakan competitive advantage bagi pelaku-pelaku bisnis terutama sektor UMK. Turut hadir Bupati Gowa, Kadis DPMPTSP Prov.Sulsel (Sulkaf S.Latief), para Kepala DPMPTSP Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan, Para Kadis Koperasi dan UMK, Agiv Satriawan Alimuddin (Sekdis) serta stakeholder lainnya.
Recent Post
Di Depan 2 Ribu Saudagar, Gube...
27 Maret 2026
Tak Ada Izin di Pemprov Sulsel...
25 Februari 2026
Rp500 Miliar Investasi Singapu...
06 Februari 2026
Lampaui Target RPJMD, Investas...
05 Februari 2026
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman...
10 Januari 2026
Asrul Sani Menerima Penghargaa...
26 November 2025
FGD Implementasi PP 28 tahun 2...
12 November 2025
Butuh Bantuan?
Memiliki pertanyaan mengenai terkait detail Perizinan di Sulawesi Selatan ?
Hubungi Kami