Detail Berita
Permintaan Lada di Pasar Dunia Terus Tumbuh
Permintaan pasar dunia atas komoditas Sulsel terus tumbuh. Termasuk, lada. Pemprov sulsel akan mengirim kembali 18 ton ke Vietnam, Jerman dan beberapa Negara eropa lainnya. Tahun 2016 lalu, ekspor lada hanya 105 ton. Tahun ini meningkat drastic menjadi 500 ton. Bahkan, permintaan terus bertambah.
Kapala bidang luar negeri dinas perdagangan sulsel, Dewa Nyoman Mahendra mengatakan ekspor lada kembali dilakukan pada 24 Oktober mendatang. Menurut dia, lada sulsel memang cukup potensial dibandingkan lada dari provinsi lain. “lada yang bagus tumbuh di wilayah pertambangan. Nah, kita punya produksi lada di wilayah towuti luwu timur sangat bagus. Sebab di sana wilayah tambang nikel,” paparnya.
Lada sulsel yang akan di ekspor tersebut diberi label towuti. Sehingga brandnya melekat dan lebih mengenalkan sumber daya alam sulsel ke pasar dunia. Bertambahnya nilai ekspor, didukung oleh produksi yang baik. Tahun 2015 total produksi 5067 ton, itu naik 950 ton menjadi 6017 ton pada 2016. Jumlah petani juga meningkat dari 32109 menjadi 32541 orang pada tahun 2016.
Sebelumnya, kepada bidang tanaman semusim dan rempah dinas perkebunan sulsel, Bastrul Gandong mengaku komoditas lada saat ini sedang di lirik oleh pemerintah. Alasannya, untuk mengembalikan kejayaan rempah – rempah pada masa silam.
Recent Post
Di Depan 2 Ribu Saudagar, Gube...
27 Maret 2026
Tak Ada Izin di Pemprov Sulsel...
25 Februari 2026
Rp500 Miliar Investasi Singapu...
06 Februari 2026
Lampaui Target RPJMD, Investas...
05 Februari 2026
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman...
10 Januari 2026
Asrul Sani Menerima Penghargaa...
26 November 2025
FGD Implementasi PP 28 tahun 2...
12 November 2025
Butuh Bantuan?
Memiliki pertanyaan mengenai terkait detail Perizinan di Sulawesi Selatan ?
Hubungi Kami