Detail Berita
Budidaya Ulat Sutera Digenjot
Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru mengaku, saat ini pemkab tengah menggenjot budidaya ulat sutera ditingkatkan masyarakat. Saat ini ada 500 hektare (ha) lahan disiapkan untuk penanaman pakan ulat sutera. Beliau menuturkan, sejauh ini masyarakat yang bergerak pada bidang industri pertenunan hanya mengandalkan bahan baku yang diimpor dari luar negeri untuk memenuhi permintaan pasar. Itupun, delimit dengan kuota tertentu dan bersaing dengan kalangan elite untuk memperoleh bahan baku.
“ Oleh itu kami mendorong budidaya ulat sutera dengan cara memanfaatkan lahan potensial dan coba untuk memberikan bantuan bibit ulat sutera kepada hamper 21.000 penerima,” ungkapnya. Diakuinya, kain sutera hasil tenunan orang Wajo tidak di sangsikan lagi kualitasnya, karena benar diproduksi oleh tangan-tangan terampil melalui proses pertenunan konvensional (Alat tenun bukan mesin), pemintalan, pencelupan, dan pemotifan yang khas sehingga mampu bersaing di pasar dunia.
Untuk mempertahankan nilai jual pasar kain sutera, pemerintah berperan aktif untuk mengkoneksikan pengusaha sutera lokal dengan lembaga perbankan, serta para pengusaha yang bergerak pada bidang pemasaran sutera, baik di dalam maupun luar negeri.
Recent Post
Tak Ada Izin di Pemprov Sulsel...
25 Februari 2026
Rp500 Miliar Investasi Singapu...
06 Februari 2026
Lampaui Target RPJMD, Investas...
05 Februari 2026
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman...
10 Januari 2026
Asrul Sani Menerima Penghargaa...
26 November 2025
FGD Implementasi PP 28 tahun 2...
12 November 2025
HADIRI EVALUASI SAKIP, KEPALA ...
23 Oktober 2025
Butuh Bantuan?
Memiliki pertanyaan mengenai terkait detail Perizinan di Sulawesi Selatan ?
Hubungi Kami